masa kembali bawanya kembali
padaku, setelah pergi,
yang seakan tak kan kembali.
ia datang,
ketika segala kengan
tlah terbuang,
dan
segala asa
tlah tiada lagi untuknya…
masa kembali bawanya kembali
padaku, setelah pergi,
yang seakan tak kan kembali.
ia datang,
ketika segala kengan
tlah terbuang,
dan
segala asa
tlah tiada lagi untuknya…
aku tak tau,
namun…
ia tak berhembus seperti biasa,
tak selembut biasa…
mungkin,
hujan lupa sampaikan salam
dan
rinduku padanya…
angin….
terima kasih,
karena tlah berikan belaimu
dala setiap hembusan lembutmu,
hingga hati ini
damai dan tentram
olehnya…
angin kembali berbisik,
diantara daundaun hijau,
di bawah naungan
pekatnya awan hitam,
kala segala galau menyeruak
dan bergejolak
dalam dada….
hujan, ia kembali, kembali tuk sapaku, dan kembali tuk hadirkan tawa dalam hidupku.
entah apa, namun hati ini begitu bahagia bila ia ada….
hujan, bila kau datang nanti, ijinkan ku tuk kembali titpkan salam ku padanya, karena hanya dengan itu, ia dapat hadir dalam tiap senyuman yang tersungging dari bibirku….
Tuhan terlalu bijak,
hingga tak berikan harga atas kesempatan yang
Dia berikan pada hambaNya,
karena
bila Ia tetapkan itu
kkala beri nafas dalam hidupku,
ku tak dapat belinya tuk kesekian kali,
setelah ku abaikan kesempatan
yang entah untuk
ke berapa kalinya
tuk ku pinta…
maaf, tlah ku buat
kau terluka…
maaf, tlah ku buat
kau tersiksa….
tak ada asa dalam tabir masa tuk buatmu menangis…
ku hanya manusia yang tak sempurna
yang hanya bisa berharaptawa kan hadir kembali
dalam tiap detik yang berdetak dalam luapan masa…
maaf, tlah ku buat
kau terluka…
maaf, tlah ku buat
kau tersuksa,
maaf….