takutku 2

takut itu kembali hadir

begitu dalam….

entah karena apa…

namun ia begitu kuat menikam

mungkin memang tak baik terlalu harapkan angin datang malam ini

sementara, jendela kamarku masih kubiakan terus terbuka.

tak banyak yang ku ingin

hanya sebuah kabar baik tentang nya saja…

tak lebih

karena ku tak yakin

ku kan dapatkan lebih dari itu

…..

Diterbitkan di:  on Oktober 23, 2008 at 5:22 am Tinggalkan sebuah Komentar

takut ku

mungkin ku kan butuhkan selimut ketika ku takut dingin munusuk tubuhku

mungkin ku kan butuhkan pintu ketika ku takut pencuri masuk rumahku dan

mungkin ku kan butuhkan doa ketika ku takut akan hantu yang kan menggangguku…

namun…

aku tak tahu apa yang seharusnya aku butuhkan

ketika tibatiba dia hadir dan ku takut tibatiba dia pergi

…..

Diterbitkan di:  on at 5:12 am Tinggalkan sebuah Komentar

untuk angin yang berhembus

kapan kau kembali hadir,

tuk sampaikan kabarnya pada ku?

ku letih nantikanmu di tepi jendela yang terus terbuka.

hingga dingin merasuk ke tulang, ku masih menunggu mu datang…

sekedar untukĀ  tahu, bahwa ia baik-baik saja

di sana

Diterbitkan di:  on Oktober 22, 2008 at 9:30 am Tinggalkan sebuah Komentar

untuk sahabatku…

terlalu banyak yang kau persembahkan untukku…hingga tak dapat ku tahu, berapa hitungan detik yang kau korbankan tuk siakan waktumu untuk mendengar kesahku..

berapa tetes air mata yang kau jatuhkan untuk ikuti tangisku yang tak berarti…

dan

berapa banyak kau senyuman yang kau ukir di bibir manismu, tuk menemaniku tersenyum saat aku tak perdulikan hatimu yang tengah tersakiti…

maaf, bila banyak ku sakiti mu dengan lidah ku yang kelu oleh sagal ucap yang tak berkenan di hati…

sekali lagi,,

terima kasih…

untuk: sahabat yang begitu berarti..anjar, nura, indah, ochi, candy..

Diterbitkan di:  on Juni 12, 2008 at 1:06 pm Tinggalkan sebuah Komentar

curhat ah…

hati dan raga ini tlah letih oleh segala penat yang menyeruak menjadi satu..

semuanya bagai tercampur tak keruan..

entah apa yang membuatnya begitu serempak hadir dalam tiap langkah kakiku yang berjalan dengan terseok, menahan segala beban yang ada..

ku hanya inign semua cepat berlalu, agar hati dan raga ini dapat beristiraaht oleh segala penat yang ada…

ibu, ayah

aku rindukan belaian mu…

senandung cinta lembutmu ketika ku memejamkan mata…

….

‘hanya satu pintaku,

tuk memandang langut biru

dalam dekap ayah dan ibu…’

mocca_OST. Untuk Rena

Diterbitkan di:  on at 12:58 pm Tinggalkan sebuah Komentar

tentang sebuah hati…

entah,

namun ia begitu nyata

untuk ada dalam hidup

dan mimpiku.

aku bukan seseorang

yang pintar berbahasa hati

atau

berpuisi bak pujangga,

namun

aku hanya seseorang

yang tahu tentang

sebuah hati

yang slalu bahagia

oleh adanya ia

dalam tiap detik yang berdetak

diantara masa

yang berjalan

dalam hidup ku…

Diterbitkan di:  on Juni 4, 2008 at 1:49 pm Komentar (1)

terima kasih

terima kasih

karena tlah hadir

dalam tiap senyum

dan tawaku…

terima kasih…

untuk yang slalu buatku bahagia…

Diterbitkan di:  on at 1:36 pm Tinggalkan sebuah Komentar

munkin hujan lupa sampaikan salamku padanya

aku tak tau,

namun…

ia tak berhembus seperti biasa,

tak selembut biasa…

mungkin,

hujan lupa sampaikan salam

dan

rinduku padanya…

Diterbitkan di:  on Mei 15, 2008 at 12:28 pm Tinggalkan sebuah Komentar

angin 2

angin….

terima kasih,

karena tlah berikan belaimu

dala setiap hembusan lembutmu,

hingga hati ini

damai dan tentram

olehnya…

Diterbitkan di:  on at 12:14 pm Komentar (1)

angin 1

angin kembali berbisik,

diantara daundaun hijau,

di bawah naungan

pekatnya awan hitam,

kala segala galau menyeruak

dan bergejolak

dalam dada….

Diterbitkan di:  on at 12:11 pm Tinggalkan sebuah Komentar